SAH! Zahid Hamidi Beri Bayangan UMNO Akan Keluar Dari PN Setelah Najib Dihųkum 72 Tahun?
SAH! Zahid Hamidi Beri Bayangan UMNO Akan Keluar Dari PN Setelah Najib Dihųkum 72 Tahun?
Vonis bersalah terhadap mantan perdana menteri (PM) Malaysia Najib Razak dalam persidangan perkara pertama skandal 1Malaysia Development Berhad (1MDB) menguatkan legitimasi terhadap pemimpin saat ini, Muhyiddin Yassin.
“Secara politis, (putusan) ini memperkuat kekuasaan PM Muhyiddin. Dia dapat mengklaim bahwa upaya anti-korupsi yang dimulai di bawah koalisi Pakatan Harapan (PH) terus berlanjut di bawahnya,” kata Dr Wong Chin Huat, analis politik dari Sunway University.
Najib dinyatakan bersalah pada Selasa (28/7) dari tujuh dakwaan, termasuk di dalamnya penyalahgunaan kekuasaan, pencucian uang, dan pelanggaran kepercayaan dengan menyelewengkan dana RM 42 juta atau sekitar Rp 143 miliar dari bekas anak perusahaan 1MDB. Najib dijatuhi hukuman 12 tahun penjara serta didenda RM 210 juta.
Menurut Huat, ketika koalisi PH menang dalam Pemilihan Umum 2018, Muhyiddin bersumpah untuk mengakhiri korupsi dan memulai investigasi pada Najib dan 1MDB.
Awal tahun ini, ketika PH jatuh dan koalisi Perikatan Nasional (PN) mengambil alih, pemimpinnya Dalam pidato kemenangannya, Muhyiddin berjanji, sebagai perdana menteri ia ingin memimpin pemerintahan yang bersih, berintegritas, dan bebas dari korupsi.
Muhyiddin juga menghindari beberapa tokoh senior dari Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) untuk masuk di kabinetnya, terutama sosok yang terlibat dalam pengadilan korupsi, termasuk Najib.